Gambaran Proses Maturasi Ujung Akar Berdasarkan Kelompok Usia Pada Suku Sunda Menggunakan Radiografi Panoramik

  • IS Sasmita
  • Lusi Epsilawati

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan dari gigi sangat berhubungan dengan usiakronologis seseorang. Banyak sekali tehnik untuk memperkirakan usia kronologis seseorang,dan salah satu tehnik yaitu dengan menganalisa dental maturation atau maturasi gigi.Penilaian dari tingkat kematuran ujuang akar gigi selama proses pertumbuhan danperkembangan ternyata merupakan salah satu metode untuk menilai Dental maturasi. Dentalmaturasi dipengaruhi oleh banyak hal seperti usia, ras, tempat tinggal dan lainnya. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk melihat maturasi gigi dengan cara menilai resorpsi akar gigi selamaproses erupsi pada suku Sunda menggunkana Panoramik radiografi. Bahan dan metode:penelitian ini merupakan penelitian deskripsi tengan tehnik survei pada gigi premolar 1 dan 2pada data radiograf Panoramik suku Sunda yang ada di RSGM UNPAD. Penelitian ini membagiproses resorpsi akat dalam 5 kelompok yang telah disesuaikan. Hasil: penelitian inimenhasilkan data banhwa terdapat perbedaan resopsi dari setiap golongan usiadan terlihatbahwa pertumbuhan dan perkembangan gigi itu memiliki keseuaian dengan usia kronilogis.Simpulan: simplan dari penelitian in bahwa semakin meningkat usia maka semakin beserresorpsi sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan gigi.

References

Demirjian, H. Goldstein, and J.M. Tanner.. A new system of dental age
assessment : Human Biology, 1973. vol. 45, no. 2, pp. 211–227.
2. R. J. Hegde and P. B. Sood. Dentalmaturity as an indicator of chronological age:
radiographic evaluation of dental age in 6 to 13 years children of Belgaumusing
Demirjian methods, Journal of the Indian Society of Pedodontics and
PreventiveDentistry, 2002. vol. 20, no. 4, pp. 132–138.
3. G.Willems, A. Van Olmen, B. Spiessens, and C. Carels. Dental age estimation in
Belgian children: Demirjian’s technique revisited. Journal of Forensic Sciences,
2001.vol. 46, no. 4, pp. 893–895.
4. G. Willems. A review of the most commonly used dental age estimation
techniques. Journal of ForensicOdonto-Stomatology. 2001. vol. 19, no. 1, pp. 9–
17.
5. U. H. Agg , L. Matsson. Dental maturity as an indicator of chronological age: the
accuracy and precision of three methods. European Journal of Orthodontics, 2010.
vol. 7, no. 1, pp. 25–34, 1985.Sci Int. 2010, Apr.197(1-3):121.e1-4.
6. H.Cardoso. Differential sensitivity in growth and development of dental and
skeletal tissue to environmental quality. Arquivos de Medicina, 2007. vol. 21, no.
1, pp. 19–23.
7. N. M. Burt. Testing the Demirjian method and the international Demirjian method
on an urban American sample [M.S. thesis]. Michigan State University, 2007.
8. S. J. AlQahtani, M. P. Hector, and H. M. Liversidge. Brief communication: the
London atlas of human tooth development and eruption. American Journal of
Physical Anthropology. 2010.vol. 142, no. 3, pp. 481–490.
9. L. Ferrante and R. Cameriere. Statistical methods to assess the reliability of
measurements in the procedures for forensic age estimation. International Journal
of LegalMedicine. 2009.vol. 123, no. 4, pp. 277–283,
Published
2019-08-22
How to Cite
SASMITA, IS; EPSILAWATI, Lusi. Gambaran Proses Maturasi Ujung Akar Berdasarkan Kelompok Usia Pada Suku Sunda Menggunakan Radiografi Panoramik. Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia, [S.l.], v. 3, n. 1, aug. 2019. ISSN 2685-0249. Available at: <http://jurnal.pdgi.or.id/index.php/jrdi/article/view/379>. Date accessed: 15 nov. 2019.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.