Teknik “Clark’s Rule” dalam Bidang Radiologi Kedokteran Gigi

  • Merry Annisa Damayanti
  • Ria Noerianingsih Firman
  • Suhardjo Sitam

Abstract

Latar Belakang: Berbagai teknik radiografi dapat dipakai untuk melakukan foto dental yangterdiri dari foto periapikal bisektris dan paralel. Kedua teknik radiografi tersebut menghasilkangambaran dua dimensi. Pada beberapa kasus ditemukan objek yang sering berimpitan dan halini sering menjadi masalah dimana objek yang diinginkan tidak terlihat. Teknik yang dapatdigunakan untuk melihat objek benda yang berimpitan merupakan Teknik Clark’s Rule. Tujuan:untuk melihat seberapa jauh teknik Clark’s Rule dapat menyelesaikan masalah objek yangberimpit. Tinjauan Pustaka: Artikel ini merupakan literature review yang mereview tentangteknik Clark’s Rule dimana akan dibahas mengenai kelebihan, kekurangan dan teknik dalammelakukan metode ini. Hasil dari foto radiograf pada teknik Clark’s Rule ini dapat melihat objekgambar saluran akar yang berimpitan. Simpulan: dari artikel ini bahwa teknik Clark’s Ruledapat melengkapi kekurangan pada foto periapikal bisektris dan paralel.

References

1. White SC, Pharoah MJ. Oral Radiology Principles and Interpretation. 7th ed.
Elsevier: Mosby. 2014. p86-89.
2. Whaites E, Drage N. Essentials of Dental Radiography and Radiology. 5th ed.
Elsevier: Churchill Livingstone. 2013. p85-113.
3. Ingle JI, Bakland LK, Baumgartner JC. Ingle’s Endodontics. 6th ed. BC Decker.
2008. p560-570.
4. Margono G. Radiografi Intraoral Teknik, Prosesing, Interpretasi Radiogram. EGC:
Jakarta. 1998. p23-25.
5. Brezniak, N., Goren, S., & Zoizner, R. (2004). The Use of an Individual Jig in
Measuring Tooth Length Changes, 74(6), 780–785.
6. Clark, B. (2000). Radiographic localization of unerupted teeth : Further, 439–447.
https://doi.org/10.1067/mod.2000.108782
Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia Vol.3/No.1/April 2019
p-ISSN: 2685-0249 29
7. Morant, R. D., Eleazer, P. D., & Scheetz, J. P. (n.d.). Array-projection geometry and
depth discrimination with Tuned- Aperture Computed Tomography for assessing
the relationship between tooth roots and the inferior alveolar, 252–259.
https://doi.org/10.1067/moe.2001.112597
8. Szalma J, Lempel E, Jeges S, Szabo G, Olasz L. The prognostic value of
panoramic radiography of inferioralveolar nerve damage after mandibular third
molar removal: retrospective study of 400 cases. Oral Surg Oral Med Oral Pathol
Oral Radiol Endod 2010;109:294-302.
9. Kositbowornchai S, Densiriaksorn W, Piumthanoroj P. Ability of two radiographic
methods to identify the closeness between the mandibular third molar root and the
inferior alveolar canal: a pilot study. Dentomaxillofac Radiol 2010;39:79-84.
10. Tantanapornkul W, Okouchi K, Fujiwara Y, Yamashiro M, Maruoka Y, Ohbayashi
N, Kurabayashi T. A comparative study of cone-beam computed tomography and
conventional panoramic radiography in assessing the topographic relationship
between the mandibular canal and impacted third molars. Oral Surg Oral Med Oral
Pathol Oral Radiol Endod 2007;103:253-9.
Published
2019-08-22
How to Cite
DAMAYANTI, Merry Annisa; FIRMAN, Ria Noerianingsih; SITAM, Suhardjo. Teknik “Clark’s Rule” dalam Bidang Radiologi Kedokteran Gigi. Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia, [S.l.], v. 3, n. 1, aug. 2019. ISSN 2685-0249. Available at: <http://jurnal.pdgi.or.id/index.php/jrdi/article/view/381>. Date accessed: 15 nov. 2019.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.