Penatalaksanaan gigi pasien anak dengan disfungsi sensori integrasi: laporan kasus

  • Ilice Collins Wijaya Departemen Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran gigi Universitas Padjadjaran
  • Meirina Gartika Departemen Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran gigi Universitas Padjadjaran

Abstract

Pendahuluan: Disfungsi sensori integrasi adalah ketidakmampuan otak menganalisis, mengatur dan mengintegrasikan informasi yang diterima melalui sistem sensorik sehingga penderita mengalami kesulitan dalam menanggapi informasi untuk berperilaku seperti individu normal. Kesulitan ini terjadi terutama pada hal yang baru dikenalnya termasuk kunjungan ke dokter gigi. Dokter gigi dalam melakukan perawatan terhadap pasien sering menggunakan alat dan bahan yang merangsang sistem sensorik. Laporan kasus ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pengertian, ciri khas, dan penatalaksanaan dental anak dengan disfungsi sensori integrasi. Kasus: Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun datang diantar ibunya ke Instalasi Kedokteran Gigi Anak RSGM Universitas Padjadjaran dengan keluhan beberapa gigi belakang atas dan bawah berlubang sehingga ingin dilakukan penambalan. Anamnesis menunjukkan anak pernah dibawa ke klinik pengembangan potensi anak dan didiagnosis  mengalami disfungsi sensori integrasi, anak tidak pernah mengeluh sakit gigi dan tidak pernah dilakukan restorasi gigi sebelumnya. Pemeriksaan ekstra oral dan fisik menunjukkan tidak ada kelainan yang signifikan tetapi anak menunjukkan defensiveness saat pemeriksaan. Pemeriksaan klinis intra oral memperlihatkan adanya karies dengan kedalaman mencapai email dan dentin pada gigi posterior atas dan bawah. Penatalaksanaan kasus: Perawatan yang dilakukan pada pasien ini adalah instruksi kebersihan mulut, profilaksis, modifikasi manajemen tingkah laku berdasarkan SADE (Sensory Adapted Dental Environments), desensitisasi oral, dan restorasi gigi dengan semen glass ionomer dalam beberapa kali kunjungan. Simpulan: Anak dengan disfungsi sensori integrasi yang berkunjung ke dokter gigi menunjukkan defensiveness pada sistem sensoriknya sehingga membutuhkan teknik manajemen tingkah laku dalam penanganannya.
Published
2018-03-01
How to Cite
WIJAYA, Ilice Collins; GARTIKA, Meirina. Penatalaksanaan gigi pasien anak dengan disfungsi sensori integrasi: laporan kasus. Indonesian Journal of Paediatric Dentistry, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 1-9, mar. 2018. ISSN 2615-7802. Available at: <http://jurnal.pdgi.or.id/index.php/ijpd/article/view/307>. Date accessed: 15 sep. 2019.