Mekanisme fluor sebagai kontrol karies pada gigi anak

  • Annisa Annisa Departemen Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran
  • Iwan Ahmad Departemen Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Abstract

Pendahuluan: Karies merupakan salah satu penyakit kronis di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu target WHO tahun 2020 adalah peningkatan angka bebas karies pada anak usia di bawah 6 tahun. Kontrol karies menjadi keutamaan dalam metode pencegahan. Salah satu upayanya adalah melalui aplikasi fluor. Kemampuan fluor telah terbukti untuk mencegah karies gigi.  Kelebihan dosis fluor dapat menyebabkan fluorosis.  Mekanisme fluor menjadi salah satu faktor pertimbangan untuk pemilihan sediaan, sehingga perawatan pencegahan karies menjadi tepat guna. Tujuan: Untuk mengulas kembali mekanisme fluor sebagai pertimbangan pemilihan sediaan fluor yang tepat untuk kontrol karies pada gigi anak. Tinjauan Pustaka: Karies gigi tidak disebabkan oleh defisiensi fluor. Salah satu upaya untuk mencegah dan mengurangi proses karies adalah aplikasi fluor. Fluor merupakan elemen kimia ionik yang berikatan dengan hidroksiapatit akan berubah menjadi fluor apatit dengan sifat tahan asam.  Mekanisme fluor mencegah dan mengurangi karies melalui 3 aksi yaitu (1) meningkatkan proses remineralisasi, (2) mengurangi demineralisasi, (3) menghambat glikolosis dan mengurangi produksi asam bakteri karies. Pembahasan: Fluor memiliki efek secara sistemik dan topikal. Fluor secara sistemik dapat memberikan proteksi karies jangka panjang. Sediaan fluor secara sistemik berupa air minum, suplemen, garam dan susu formula berfluor. Sediaan fluoridasi topikal berupa pasta gigi, obat kumur, gel, varnish, dan SDF. Fluor topikal akan lebih efektif apabila dilakukan dengan kombinasi sediaan. Kesimpulan: Fluor memiliki tiga mekanisme sebagai kontrol karies yaitu meningkatkan remineralisasi, menghambat demineralisasi dan penghambatan glikolisis pada bakteri karies. Fluor secara sistemik tidak memiliki efek anti bakteri. Fluor secara sistemik lebih bermanfaat dalam masa pembentukan email.
Published
2018-03-01
How to Cite
ANNISA, Annisa; AHMAD, Iwan. Mekanisme fluor sebagai kontrol karies pada gigi anak. Indonesian Journal of Paediatric Dentistry, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 63-69, mar. 2018. ISSN 2615-7802. Available at: <http://jurnal.pdgi.or.id/index.php/ijpd/article/view/319>. Date accessed: 15 sep. 2019.