Mikroabrasi : salah satu teknik perawatan defek email gigi anak

  • Vera Yulina Departemen Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjajaran Bandung
  • Meirina Gartika Departemen Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjajaran Bandung

Abstract

Pendahuluan: Pewarnaan dan defek superfisial pada email merupakan alasan yang mendorong pasien anak  untuk pergi ke dokter gigi dengan tujuan memperbaiki estetik. Bercak warna atau defek ini dapat disebabkan oleh hipokalsifikasi, amelogenesis imperfekta, demineralisasi, atau fluorosis. Defek tersebut dapat dihilangkan dengan teknik mikroabrasi email, sehingga dapat mengembalikan estetika gigi geligi. Tujuan: Tujuan dari artikel ini adalah untuk membuat ulasan tentang aplikasi klinis dan manfaat teknik mikroabrasi email sebagai pendekatan konservatif non-restorasi dalam kedokteran gigi, terutama pada  anak-anak yang sering mengalami defek opasitas pada lapisan permukaan email.  Tinjauan Pustaka: Teknik mikroabrasi email telah dikenal dan digunakan sejak beberapa dekade untuk menghilangkan opasitas dan penodaan pada gigi. Istilah “mikroabrasi” pertamakali dipopulerkan oleh Croll pada tahun 1986 dengan menggunakan campuran 18% asam hidroklorit yang dikombinasikan dengan pumis untuk menghilangkan  pewarnaan dan menghaluskan permukaan email  yang kasar. Mikroabrasi email termasuk perawatan minimal invasif dengan waktu aplikasi yang relatif cepat, aman, konservatif, dan mudah dilakukan, serta dapat memberikan  estetik yang baik. Simpulan: Teknik mikroabrasi email merupakan metode perawatan yang sangat memuaskan, aman dan cukup efektif untuk gigi anak
Published
2018-07-01
How to Cite
YULINA, Vera; GARTIKA, Meirina. Mikroabrasi : salah satu teknik perawatan defek email gigi anak. Indonesian Journal of Paediatric Dentistry, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 115-120, july 2018. ISSN 2615-7802. Available at: <http://jurnal.pdgi.or.id/index.php/ijpd/article/view/382>. Date accessed: 21 nov. 2019.