Cone beam computerized tomography untuk mendiagnosis gigi impaksi multipel

  • Cahyanti Wydiastuti Susilo Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia, Jakarta
  • Sarworini Bagio Budiardjo Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia, Jakarta

Abstract

Pendahuluan: Pencitraan radiografi merupakan salah satu alat penunjang penting dalam penegakan diagnosis pada pasien dengan gigi impaksi. Umumnya dokter gigi melakukan pemeriksaan dua dimensi sebagai pemeriksaan radiografis awal, namun pencitraan ini memiliki keterbatasan, antara lain adanya distorsi, pembesaran, misintepretasi struktur dan tumpang tindih dengan struktur anatomi sekitar. Apabila terdapat gigi impaksi lebih dari satu maka penetapan diagnosis dan rencana perawatan menjadi lebih rumit. Gigi impaksi multipel dapat dievaluasi secara akurat menggunakan pencitraan tiga dimensi untuk menetapkan lokasi tiap gigi secara tepat, menunjukkan hubungan serta pengaruh gigi impaksi dengan struktur sekitarnya. Kasus: laporan ini membahas penggunaan Cone Beam Computerized Tomography  pada pasien laki-laki usia 11 tahun yang mengalami gigi impaksi multipel. Penatalaksanaan Kasus:  Pemeriksaan Cone Beam Computerized Tomography  dilakukan untuk  evaluasi posisi gigi yang mengalami impaksi dan kondisi patologis didaerah oral dan maksilofasial. Setelah dilakukan Cone Beam Computerized Tomography, dapat ditegakkan diagnosis bahwa gigi insisif sentral dan lateral kiri rahang atas serta gigi kaninus kiri kanan rahang atas mengalami impaksi. Pembahasan: Hasil pencitraan tiga dimensi Cone Beam Computerized Tomography memperlihatkan beberapa gigi permanen impaksi di rahang atas, gigi supernumerari dan kista dental. Pada kasus ini, riwayat medis dan keluarga tidak ada kecenderungan sindroma atau gangguan metabolik. Rotasi benih gigi dan kurangnya gaya erupsi menjadi kemungkinan penyebab terjadinya gigi impaksi multipel. Simpulan: Pemeriksaan radiografis memberikan informasi tentang gigi impaksi dimana secara klinis hanya tampak tidak adanya gigi. Cone Beam Computerized Tomography dapat menjadi alat penunjang untuk menetapkan diagnosis pada pasien dengan gigi impaksi multipel.
Published
2018-07-01
How to Cite
SUSILO, Cahyanti Wydiastuti; BUDIARDJO, Sarworini Bagio. Cone beam computerized tomography untuk mendiagnosis gigi impaksi multipel. Indonesian Journal of Paediatric Dentistry, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 178-183, july 2018. ISSN 2615-7802. Available at: <http://jurnal.pdgi.or.id/index.php/ijpd/article/view/392>. Date accessed: 21 nov. 2019.