Biodentine pada pulpotomi vital gigi sulung

  • Trieska Annisa Departemen Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjajaran Bandung
  • Arlette Suzy Puspa Pertiwi Departemen Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjajaran Bandung

Abstract

Pendahuluan: Pulpotomi adalah teknik perawatan pulpa yang paling sering digunakan untuk perawatan karies luas tetapi tanpa kondisi patologis di area radikuler pada gigi sulung. Pulpotomi terdiri dari pembuangan pulpa bagian koronal dan memperbaiki pulpa radikuler dengan medikamen. Formokresol telah menjadi obat pilihan pada tindakan pulpotomi vital gigi molar sulung namun mulai  diragukan karena potensi karsinogenik dan mutageniknya. Kasus: Anak laki-laki berusia 8 tahun dengan diagnosa pulpitis ireversible pada gigi  65 datang ke Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Anak Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Padjadjaran. Penatalaksanaan kasus: Pulpotomi vital dengan Biodentine  pada gigi 65 dilakukan pada pasien tersebut. Stainless steel crown dipasang pada gigi 65 setelah perawatan pulpotomi gigi 65 dilakukan. Gigi diobservasi secara klinis dengan tes sensitivitas pulpa dan radiografi. Pada setiap kunjungan kontrol (1 minggu, 3 dan 6 bulan) tidak terdapat nyeri spontan. Pembahasan: Biodentine memiliki sifat biokompatibilitas, bioaktif ,dan  antibakteri yang baik sehingga dapat menjadi bahan medikamen potensial untuk prosedur perawatan pulpa. Penanganan bahan Biodentine mudah sehingga efektif digunakan pada  perawatan pulpa pada pasien anak. Kesimpulan: Pulpotomi vital gigi sulung dengan Biodentine dapat menjadi pilihan yang menguntungkan dalam perawatan pulpa di bidang kedokteran gigi anak.
Published
2018-07-01
How to Cite
ANNISA, Trieska; PERTIWI, Arlette Suzy Puspa. Biodentine pada pulpotomi vital gigi sulung. Indonesian Journal of Paediatric Dentistry, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 197-203, july 2018. ISSN 2615-7802. Available at: <http://jurnal.pdgi.or.id/index.php/ijpd/article/view/396>. Date accessed: 21 nov. 2019.